Pesan moral yang disampaikan dalam apel justru terasa kontras dengan kondisi nyata di lapangan di mana salah satu kantor dinas di bawah naungan pemerintah daerah itu sendiri masih menampilkan atribut yang sudah jauh melampaui masa relevansinya.
S br Siburian, ibu rumah tangga asal Tarutung, menyikapi hal ini dengan lebih hati-hati, namun tetap berharap ada respons resmi dari pihak terkait.
"Mungkin lupa, mungkin ada kendala teknis atau anggaran. Tapi masyarakat yang melihat setiap hari tentu bertanya-tanya. Semoga Dinas Pendidikan atau Humas Pemkab bisa memberikan penjelasan dan balihonya segera diturunkan sebelum Paskah," harapnya.
Perayaan Paskah Raya Kabupaten Taput sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 5 April 2026 di Kawasan Salib Kasih, Kecamatan Siatasbarita salah satu destinasi rohani paling ikonik di Tanah Batak (**)
Editor
: Wilfred Manullang