Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Jalinsum Sibolga-Tarutung Terkesan Diabaikan, Warga Menjerit Laju Ekonomi Mati Suri

Rosianna Anugerah Hutabarat - Jumat, 15 Mei 2026 19:17 WIB
287 view
Jalinsum Sibolga-Tarutung Terkesan Diabaikan, Warga Menjerit Laju Ekonomi Mati Suri
Foto: harianSIB.com / Rosianna Anugerah Hutabarat
Kondisi Jalinsum Sibolga-Tarutung.

Sebelum bencana melanda, pelaku ekonomi seperti pedagang di pinggir jalan pedagang buah musiman, rumah makan, warung kopi, pedagang madu sangat bergairah berusaha.

Setiap hari ratusan truk, bus dan kendaraan mobil pribadi hilir mudik membawa penumpang dan barang, sekedar beristirahat sejenak juga berbelanja oleh-oleh, menikmati penorama alam, terowongan bersejarah Baru Lobang, pemandangan itu tak lagi terlihat, yang tampak hanya lapak-lapak yang tertutup bahkan terlihat berdebu dan lapuk seperti terbunuh kondisi jalan yang diabaikan pemerintah.

Wajah-wajah pedagang yang dulu penuh semangat menawarkan dagangan, kini tampak pasrah dan mati suri.

Kemerosotan ekonomi berdampak berantai hingga ke petani dan pekebun di desa-desa sekitar Kecamatan Sitahuis.

Pasalnya, buah-buahan, kopi, madu, dan hasil bumi yang dijual di lapak-lapak tersebut adalah pasokan dari warga desa.

Ketika kendaraan tidak mau lewat, untuk menjual hasil kebun, maka warga harus memutar otak mencari modal lebih sekadar mengisi minyak kendaraan dengan menambah literan yang cukup besar dibandingkan jika melewati Jalinsum via Batu Lobang.

Warga pun mempertanyakan di mana tanggung jawab Badan Pelaksanaan Jalan Nasional.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Promosikan Sumut ke Dubes Australia sebagai Gerbang Investasi Indonesia Barat
Kinerja APBN Sumut Hingga Maret 2026 Tumbuh Positif
Brevin Lois Surbakti Siswa SMP Methodist-2 Medan Wakili Indonesia di Olimpiade Biologi Internasional di Rusia
OJK: Tren Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan Masih Berlanjut
Pemkab Karo Karo Siap Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi
Pinggir Sungai Mola Longsor, Jalan Nasional Gunungsitoli–Telukdalam Terancam Putus
komentar
beritaTerbaru