Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 04 Juni 2026

Bupati Masinton Groundbreaking 36 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Tapteng

Rosianna Anugerah Hutabarat - Kamis, 04 Juni 2026 06:00 WIB
105 view
Bupati Masinton Groundbreaking 36 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Tapteng
Foto: Diskominfo Tapteng
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (3/6/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan 36 unit Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (3/6/2026).

Pembangunan Huntap tersebut merupakan bantuan kemanusiaan dari Caritas Indonesia sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di wilayah Tapteng.

Kegiatan diawali dengan ibadah pemberkatan yang dipimpin Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, dan dihadiri Dandim 0211/TT Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, Sekretaris Daerah Tapteng, para asisten, pimpinan OPD, Camat Badiri, perwakilan Polsek Pinangsori, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi kepada Caritas Indonesia dan Keuskupan Sibolga atas kontribusi mereka dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Juga:
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada Caritas Indonesia, Keuskupan Sibolga, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi sejak proses penyiapan lahan hingga mulainya pembangunan hunian tetap ini," ujar Masinton.

Menurutnya, pembangunan Huntap tersebut tidak hanya sekadar membangun rumah bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, solidaritas, dan harapan baru bagi para korban bencana.

Masinton menegaskan Pemkab Tapteng akan terus mendukung proses pembangunan hingga selesai, termasuk memastikan aspek legalitas lahan dan penyediaan infrastruktur pendukung.

"Pemerintah akan menyiapkan legalitas lahan dan pemenuhan fasilitas prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), termasuk jaringan listrik dan air bersih," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Huntap tersebut menjadi langkah nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi kemanusiaan dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Diketahui, Caritas Indonesia tidak hanya membangun Huntap di Desa Lubuk Ampolu, tetapi juga di wilayah Pasaribu Tobing dan Kecamatan Tukka.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, dalam doa pemberkatannya berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.

"Semoga apa yang kita harapkan dan cita-citakan bersama dapat berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Direktur Program EA 23/2025 Sibolga, Pastor Walter Manurung, mengatakan pembangunan Huntap tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah.

"Pembangunan 36 unit hunian tetap di lokasi ini adalah bukti koordinasi yang solid antara Keuskupan Sibolga dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Kita terus menjunjung tinggi semangat kemanusiaan demi melayani masyarakat yang membutuhkan," jelas Pastor Walter.

Salah seorang penerima manfaat, Adrianus Laoly, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Caritas Indonesia, Keuskupan Sibolga, serta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah atas bantuan yang diberikan.

"Ini adalah kerinduan besar kami. Terima kasih atas rumah yang diberikan. Terima kasih kepada pemerintah yang terus mendampingi kami sejak masa-masa sulit pascabencana," ujarnya.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mewujudkan Hukum yang Memanusiakan Manusia dalam Perspektif Hukum Progresif
Bantuan Kemanusiaan Presiden RI Diterima Pemkab Tapteng
Kumle Kaya Bermartabat Buka Puasa Bersama Keluarga Besar BGN Labuhanbatu
Sugeng Riyanta Bantu Korban Bencana Tapteng dan Masjid yang Rusak
Tempuh Medan Ekstrem, Ketua F-PAN DPRD SU Salurkan Bantuan Korban Banjir di Bener Meriah
PHR Zona 1 Salurkan Bantuan ke Pesantren Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
komentar
beritaTerbaru