Gunungsitoli(harianSIB.com)
Persoalan limbah di sekitar Pasar Nou, Jalan Sudirman, Kota Gunungsitoli, kembali dikeluhkan warga dan pedagang. Limbah yang menimbulkan bau menyengat dinilai mengganggu kenyamanan serta aktivitas ekonomi di kawasan pasar.
Aktivis peduli Kota Gunungsitoli Agri Handayani Zebua, saat diwawancarai harianSIB.com, Rabu (19/8/2026), meminta Pemkot Gunungsitoli, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, serius menangani persoalan tersebut.
Menurut Agri, kebersihan pasar merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus menjadi perhatian pemerintah.
Ia menilai Pemkot Gunungsitoli terkesan mengabaikan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait kegiatan korve untuk kepentingan umum, seperti membersihkan lingkungan dan selokan, pasar serta fasilitas umum, jalan setelah banjir atau bencana, merapikan halaman tempat umum, hingga mengangkat barang secara bersama-sama.
Baca Juga:
"Jangan sampai masyarakat setiap hari mengeluhkan persoalan yang sama, tetapi tidak ada tindakan nyata dari pemerintah. Kebersihan pasar merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat," ujar Agri.
Sebelumnya, pedagang makanan di sekitar Pasar Nou, Sani, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah ikan dan ayam yang terbuang di parit. Kondisi itu disebut mengganggu aktivitas pedagang serta membuat pelanggan enggan datang.