Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

Peringatan Jumat Agung di GKPI Sriwijaya Medan

Sekjen GKPI: Allah Gantikan DiriNya Jadi Korban Sembelihan Demi Tebus Dosa Manusia
Horas Pasaribu - Jumat, 03 April 2026 20:38 WIB
649 view
Peringatan Jumat Agung di GKPI Sriwijaya Medan
Foto SIB/ Horas Pasaribu
IBADAH: Jemaat GKPI Sriwijaya Medan sedang melaksanakan ibadah peringatan Jumat Agung, Jumat (3/4/2026) di GKPI Sriwijaya.

"Yesus adalah pribadi maha agung, maha kasih, maha kuasa, menjelma menjadi manusia sebagai hamba. Inilah pengorbanan Tuhan kita, Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang rela berkorban untuk umatNya," kata Sekjen GKPI Pdt Parsaoran Sinaga, M.Min, MTh dalam khotbah pada peringatan Jumat Agung, Jumat (3/4/2026) di Gereja GKPI Sriwijaya Medan.

Dikatakannya, Tuhan Yesus rela menderita, diperlakukan sebagai orang tidak terhormat, disiksa sampai mati dengan cara mengenaskan. Tapi Tuhan merelakan diriNya diperlakukan seperti itu, demi pengorbananNya kepada manusia.

"Ketika Tuhan Yesus disiksa, tidak ada yang mau melihat, semua melarikan diri, hanya ibu-ibu meratap dari kejauhan tanpa bisa berbuat apa-apa. Padahal, ketika Yesus sebelum disalibkan, Dia berbuat baik kepada manusia, menyembuhkan orang sakit bahkan orang matipun dihidupkan. Tapi ketua Dia disalibkan, tidak satupun orang yang Dia tolong melihatNya, bahkan murid-murid Yesus sendiripun lari," ungkap Sekjen GKPI.

Itu sebabnya, kata Pdt Parsaoran Sinaga, ketika di kayu salib, Yesus berteriak Eloi, Eloi lama sabakhtani. Orang yang menyaksikan bertanya apakah Yesus memanggil Elia? Padahal bukan. Yesus pada waktu itu sedang berada di puncak penderitaan, Dia menahan sakit luar biasa, tapi semua orang meninggalkanNya sampai mati di kayu salib.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gereja Maria Bunda Pertolongan Abadi Binjai Langkat Gelar Ibadah Ekaristi
Jemaat Lintasdenominasi Adakan Workshop Kehidupan Sesuai Alkitab di GKPI P Siantar
Muslimah Rabu Biru Sumut Kumpulkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam Madina
Bishop GKPI Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pastori Wilayah IV di Sidikalang
Pedagang Eks Pasar Aksara Sumbang Korban Bencana Alam di Madina
Sekolah Minggu Hanya Ibadah Anak-anak, Tidak Layak Masuk RUU Pendidikan Keagamaan
komentar
beritaTerbaru