Dari lokasi pengejaran, Personel juga mengamankan sebilah benda tajam berupa samurai dan 2 umbul-umbul. Selanjutnya, 49 pelajar mendapat pembinaan hingga malam, di Aula Kantor Camat Biru-biru. Malam itu, seluruh orangtua pelajar dihadirkan untuk ikut melakukan pembinaan.
Pada pertemuan dan mediasi yang dihadiri unsur Forkopimcam Biru-biru, kerusakan mobil angkot ditanggung orangtua pelajar. Setelah membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama, seluruh pelajar dikembalikan, pukul 23.00 WIB.
Menjawab harianSIB.com, Kapolsek Biru-biru mengatakan, hasil pemeriksaan dari seluruh pelajar, tidak ditemukan keterangan dan alat bukti siapa pemilik senjata tajam. (*)
Editor
: Robert Banjarnahor