Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 25 Juni 2026

Dua Jenazah Tanpa Identitas Masih Disimpan di RS Adam Malik, Keluarga Diminta Melapor

Leo Bastari Bukit - Kamis, 25 Juni 2026 14:16 WIB
136 view
Dua Jenazah Tanpa Identitas Masih Disimpan di RS Adam Malik, Keluarga Diminta Melapor
Ist/SNN
Jenazah Tanpa Identitas ilustrasi

Medan(harianSIB.com)

Rumah Sakit (RS) RS Adam Malik saat ini menyimpan dua jenazah pasien laki-laki yang meninggal dunia tanpa identitas dan tanpa keluarga yang dapat dihubungi.

Kedua jenazah telah dipulasara oleh petugas dan kini berada di Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RS Adam Malik sambil menunggu pihak keluarga menjemput untuk proses pemakaman.

Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan kedua pasien tersebut ditemukan oleh warga dan dibawa ke rumah sakit pada waktu yang berbeda. Meski tidak memiliki identitas, keluarga maupun jaminan pelayanan kesehatan, rumah sakit tetap memberikan penanganan medis sesuai prosedur.

"Kedua pasien ini ditemukan oleh warga dan diantar ke rumah sakit pada waktu yang berbeda. Kami tetap merawatnya walaupun tanpa keluarga, tanpa identitas, dan tidak punya berkas jaminan pelayanan. Namun, karena kondisi kedua pasien terus mengalami penurunan akibat komplikasi penyakit yang dideritanya, tim dokter tidak bisa lagi menyelamatkannya setelah sempat mendapat perawatan," ujar Rosario, Kamis (24/6/2026).

Baca Juga:
Pasien pertama masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Adam Malik pada 17 Juni 2026 pukul 01.24 WIB setelah dirujuk dari salah satu rumah sakit swasta di Binjai. Sebelumnya, pria tersebut ditemukan warga usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Binjai Km 12 dan sempat mendapatkan penanganan awal atas luka robek di bagian kepala.

Rosario menjelaskan, pasien pertama diperkirakan berusia sekitar 60 tahun dengan ciri-ciri rambut dan jenggot beruban. Saat dibawa ke rumah sakit, ia mengenakan kaos berwarna hijau dan celana keper abu-abu.

"Pasien sempat ditangani oleh dokter anestesi, namun mengalami dua kali henti napas hingga henti jantung dan akhirnya meninggal dunia pada pukul 02.39 WIB," katanya.

Sementara itu, pasien kedua berdasarkan data pendaftaran mengaku bernama Rusdi Zakar dan berusia sekitar 57 tahun. Ia ditemukan warga di kawasan Jalan Setia Budi, Kota Medan, dalam kondisi lemas, batuk disertai sesak napas serta kesulitan berbicara.

Pasien tersebut masuk ke IGD RS Adam Malik pada 18 Juni 2026 pukul 14.14 WIB dan sempat menjalani perawatan inap selama dua hari.

"Karena kondisi pasien terus mengalami penurunan dan mengalami gagal napas, dokter tidak bisa lagi menyelamatkan hingga dinyatakan meninggal dunia pada 21 Juni 2026 pukul 18.32 WIB," lanjut Rosario.

Menurutnya, kedua pasien tidak memiliki alamat yang jelas, tidak membawa identitas, dan tidak ada informasi keluarga yang dapat dihubungi. Kondisi tersebut membuat pihak rumah sakit kesulitan melakukan penelusuran terhadap keluarga pasien.

Melalui pemberitaan ini, RS Adam Malik berharap masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri kedua pasien tersebut dapat segera menghubungi rumah sakit.

"Kami berharap jika ada masyarakat yang merasa kehilangan atau mengenal pasien ini, bisa datang ke RS Adam Malik agar jenazah dapat diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan sebagaimana mestinya," ujarnya.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait kedua pasien tersebut dapat menghubungi Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik melalui nomor telepon 061-8360143 ext. 164 atau datang langsung ke RS Adam Malik di Jalan Bunga Lau Nomor 17, Medan Tuntungan, Kota Medan. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tersangka Bakar Diri dan Pacar Dirujuk ke RS Adam Malik
RS Adam Malik Rawat Tiga Pasien Tanpa Keluarga
Pasien dan Pengunjung Kecewa Berat, Mesin Cuci Darah di RS Adam Malik Seminggu Rusak
RS Adam Malik Tangani 8 Penderita MR
RS Adam Malik Rawat Tiga Pasien Tanpa Keluarga
Direktur RS Adam Malik Pimpin Sertijab 11 Pejabat Administrasi
komentar
beritaTerbaru