Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

WALHI Sumut dan Katalogi Surati Konsulat Kehormatan Jerman, Soroti Peran Bank Asal Jerman dalam Obligasi Hijau PT SMGP

Tumpal Manik - Selasa, 04 Agustus 2026 15:28 WIB
140 view
WALHI Sumut dan Katalogi Surati Konsulat Kehormatan Jerman, Soroti Peran Bank Asal Jerman dalam Obligasi Hijau PT SMGP
Foto: Dok/Walhi
WALHI Sumut dan Katalogi gelar aksi di depan Konsulat Kehormatan Jerman pertanyakan peran Bank asal Jerman dalam Obligasi Hijau PT SMGP, Senin (3/8/2026).

Bagi WALHI Sumut, persoalan transisi energi tidak lagi dapat dipandang semata sebagai hubungan antara pemerintah dan perusahaan. Di balik proyek-proyek energi berskala besar terdapat jaringan lembaga keuangan, investor, serta institusi yang memungkinkan sebuah proyek memperoleh akses pendanaan sekaligus legitimasi di pasar global.

Karena itu, pembicaraan mengenai tanggung jawab lingkungan dan hak asasi manusia juga harus menjangkau para aktor pendanaan.

Direktur Eksekutif WALHI Sumatera Utara, Rianda Purba, mengatakan, selama ini perhatian publik lebih banyak diarahkan kepada perusahaan sebagai operator proyek, sementara lembaga-lembaga yang menyediakan dukungan pembiayaan relatif luput dari sorotan.

"Deutsche Bank terlibat sebagai Sole Global Coordinator, Bookrunner and Green Structuring Agent dalam penerbitan obligasi hijau PT SMGP. Kalau sebuah proyek mendapatkan dukungan pendanaan dengan membawa narasi hijau, maka aktor pendanaannya juga perlu memastikan bahwa proyek itu benar-benar dijalankan secara bertanggung jawab. Tanggung jawab itu tidak berhenti pada perusahaan," ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Deutsche Bank sendiri merupakan bank asal Jerman. Meski bank tersebut bukan milik pemerintah negara Jerman, menurut Rianda, langkah menyampaikan policy brief kepada Konsulat Kehormatan Jerman merupakan bagian dari strategi advokasi untuk memperluas ruang dialog mengenai praktik pembiayaan yang bertanggung jawab.

"Kami ingin perspektif masyarakat terdampak juga didengar. Jangan sampai informasi yang beredar di tingkat internasional hanya berasal dari dokumen-dokumen perusahaan, sementara pengalaman warga yang hidup berdampingan dengan proyek tidak pernah menjadi bagian dari pertimbangan," ucapnya.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
Sultan Deli Berharap Presiden Jokowi Sukses Pada Pilpres 2019
Kolam Penampungan Air PT SMGP Makan 2 Korban
Sekdaprovsu: Sumatera Utara Memiliki Potensi Menjadi Pengekspor Pangan
Jokowi Divonis Lawan Hukum, Walhi: Presiden Masih Setengah Hati
PTUN Medan Jadwalkan Sidang Gugatan Walhi Sumut Atas Izin PLTA Batangtoru
komentar
beritaTerbaru