Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

KSAD Kukuhkan Pengurus DHD BPK 45 Sumut, Mayjen Nur Hasyim: Pengaburan Nasionalisme Berlangsung Sistemik

Oki Lenore - Selasa, 04 Agustus 2026 18:10 WIB
158 view
KSAD Kukuhkan Pengurus DHD BPK 45 Sumut, Mayjen Nur Hasyim: Pengaburan Nasionalisme Berlangsung Sistemik
Foto: harianSIB.com/Oki Lenore
Mayjen Mhd Nur Hasyim ,didampingi Bendahara Novan Efendy Siregar tanda tangan naskah kepengurusan DHD BPK 45 Sumut, Selasa (4/8/2026), pada pengukuhan dipimpin Jenderal TNI Purn Agustadi Sasongko Purnomo.

Medan(harianSIB.com)

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 2007-2009 Jenderal TNI Purn Agustadi Sasongko Purnomo, Selasa (4/8/2026), atas nama Ketua Umum Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan (DHD BPK) 45 Letjen TNI (Purn) H Ramli Hasan Basri, mengukuhkan kepengurusan DHD BPK 45 Sumatera Utara (Sumut) masa bakti 2026-2031, di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut. Pelantikan sekaligus untuk membangkitkan nasionalisme dalam momentum jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) menjadi semangat bersama dalam menggaungkan makna kemerdekaan dimaksud.

Hadir dalam pelantikan sejumlah pengurus pusat seperti Ketua Dewan Paripurna Sekretaris Jenderal DHN BPK 45, Brigjen Pol (Purn) Dr H H Ma'sun Amin MPd, Ketua Dewan Paripurna Sumut Harry Lontung Siregar, Ketua Dewan Penasihat Prof Djohar Arifin, Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Sumut Irwan Sembiring dan organisasi berbasis kejuangan.

Di VVIP ada Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution didampingi Wakil Gubernur H Surya, Gubernur Sumut ke-17 Tengku Erry Nuradi, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, pejabat utama jajaran TNI/Polri, tokoh masyarakat serta instansi, dan 14 pengurus DHC kabupaten/kota.

Sebelum seremoni pengukuhan, diadakan konsolidasi organisasi yang melibatkan pengurus daerah kabupaten kota Se-Sumut.

Baca Juga:
Ketua Umum DHD BPK 45 Sumut Mayjen TNI Purn Mhd Nur Hasyim mengatakan, pihak terpanggil untuk berusaha menghempang pemikiran dan bahkan tindakan yang merusak serta sudah tahap hendak menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang semakin mengintervensi kehidupan masyarakat khususnya generasi muda.

"Upaya penghancuran nasionalisme itu, berlangsung sistemik dan benar-benar masif. Ada yang berkedok demi kesejahteraan rakyat dengan dalih modernisasi dan kapitalisme sumber daya manusia dan alam. Ada yang berpatron persahabatan internasional. DHD BPK 45 bekerja di ranah itu dengan membangun sinerjitas bersama pemerintah," tegas mantan Pasi Sospol Dim 0201/BS yang masih olahraga sepak bola itu.

Di pelantikan, Gubernur mengatakan slogan "NKRI harga mati" bisa menjadi semangat bersama untuk ditanamkan pada setiap bangsa, sekaligus memproklamirkan negara Indonesia sudah menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipecah belah sampai kapanpun. Termasuk semangat yang dimiliki pemuda saat ini, bisa tetap menjaga Indonesia tetap bersatu, melalui spirit yang harus bisa ditularkan dari pengurus SHD kepada anak muda sekarang.

"Semangat 45 jangan sebagai jokes aja, tapi sebagai semangat yang harus bisa kita gunakan sebagai semangat jiwa jiwa muda yang terus berkobar saat ini. Termasuk isi sumpah pemuda yang lahir di 1928 itu gagasan dari pimpinan pimpinan anak muda yang berkumpul mulai dari Aceh sampai Papua saat itu. Semangat bersama anak muda untuk persatukan wilayah Indonesia membuat negara ini akhirnya merdeka pada tahun 1945," ujarnya.

Kepada pengurus, Bobby Nasution berharap spirit tersebut juga bisa ditularkan kepada kepengurusan di 33 kabupaten dan kota. Apalagi, dalam mewujudkan pembangunan Sumut lebih baik ke depan, butuh masukan sekaligus kolaborasi pengurus DHD, termasuk yah ada di daerah.

"Kami yang muda-muda ini sudah menganggap bagian dari DHD, maka kami sangat berharap agar kami selama memimpin Sumut ini bisa diingatkan karena tugas kami adalah melayani masyarakat Sumut. Kalau ada yang kurang-kurang pas atau belok-belok mohon ingatkan kepada saya. Termasuk nilai -nilai spirit pejuang DHD bisa ditularkan ke anak-muda kita," ucap mantan Wali Kota Medan itu.

Ketua Dewan Paripurna Nasional DHN Angkatan 45, Jenderal TNI (Purn) H Agustadi Sasongko Purnomo, mengurai tentang tentang tantangan organisasi di zaman saat ini. Termasuk tugas pokok dari DHD untuk bisa menjadi organisasi strategis dalam mendukung program pemerintah terutama dalam menjaga kedaulatan dan kesejahteraan rakyat.

"Perang dan musuh saat ini tetap ada, tetapi masuk melalui di sejumlah bidang, seperi sosial, ekonomi, budaya, dan mencoba meleburkan unsur nilai-nilai kejuangan kita. Maka, perlu peran DHD untuk menjadi sosok atau figur sentral dalam menularkan nilai-nilai semangat atau spirit ke generasi muda," tegasnya.

Ketua DHD BPK 45 Sumut, Muhammad Nur Hasyim mengatakan, salah satu program DHD Sumut ke depan adalah memaksimalkan pembentukan kepengurusan DHC di 33 kabupaten dan kota. Pembentukan ini sangat penting, agar peran DHD lebih maksimal, terutama dalam menularkan semangat nilai-nilai pancasila sampai ke kabupaten dan kota.

"Kolaborasi Sumut berkah ternyata membawa berkah bagi DHD 45 Sumut yang dimulai hari ini. Saya yakin, kolaborasi ini menular ke jajaran walikota dan bupati di 33 daerah. Kita tentu sangat berharap pemerintah daerah juga bisa memfasilitasi DHC di kabupaten dan kota untuk berkolaborasi demi pembangunan daerah," ujarnya.

Dikatakannya, contoh penerapan spirit jiwa anak muda sudah lahir sejak pergerakan Harkitnas di 1928 hingga peristiwa proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di 1945.

Satu pemikir di TNI AD itu mengurai, nilai semangat juang bisa ditularkan ke anak muda, apalagi Pemprov Sumut baik gubernur hingga legislatif berada di kepemimpinan anak muda. Hasyim berharap agar jiwa semangat muda 1945 bisa menjadi simbol persatuan dan diperas menjadi wujud pancasila dan UUD 1945.

"Semangat untuk tetap mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara, jaga UUD 1945, dan hindari perpecahan NKRI. Saya bangga, bahwa pemimpin muda Sumut hari ini adalah gambaran yang sama seperti peristiwa Harkitnas dulu yang bertekad berjuang lepas dari penjajah. Maka, semangat nasionalisme harus tetap dilestarikan dan dipelihara. Satu nusa, satu bangsa, dan satu tanah air tekad ini harus tetap dijaga," katanya.

Ketua panitia pelantikan, M Armand Effendy Pohan MSi mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk melanjutkan misi dan cita-cita proklamasi dalam mengisi kemerdekaan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara. Termasuk mengusung Sumut yang maju dan sejahtera dan mewujudkan Sumut yang lebih baik.

"Ini komitmen pengurus untuk melestarikan semangat juang para pendiri bangsa. Hal ini menentukan langkah dan komitmen pengurus untuk menjalankan program yang terkait dengan nilai-nilai Pancasila. Pelantikan ini juga semangat bersama untuk sama-sama berkolaborasi dengan wujudkan cita-cita proklamasi," ujarnya didampingi Bendahara Novan Efendy Siregar.

Adapun kepengurusan inti DHD BPK 45 Sumut masa bakti 2026-2031, yakni Mayjen TNI (Purn) M Hasyim (ketua umum), Sofyan Ahmadi Hutasuhut (Sekretaris umum), Novan Effendy Siregar (bendahara umum). Kemudian turut menjadi ketua Dewan Paripurna DHD 45 Sumut, Herry Lontung Siregar, Ketua dewan kehormatan DHD 45 Sumut, Prof Dr Djohar Arifin Husin. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Andika Perkasa Jadi KSAD Gantikan Jenderal Mulyono
Setelah Uji Terbang dengan Sukhoi, Panglima TNI Beri Brevet Wings Kapolri, KSAD, KSAL
TNI Masih Dipercaya Rakyat, KSAD: Jangan Bangga dan Jemawa
Resmikan Rakernas, KSAD Ajak Purnawirawan Berperan Aktif
A Manurung, Guntur Andi dan Hermayoni Bawa Kodam I/BB Juara Umum YongMooDo Piala KSAD
Mayjen TNI Lodewyk Paulus Ikut Teriak-teriak di YongMooDo Piala KSAD di Medan
komentar
beritaTerbaru