Puluhan Siswa SMA Negeri 1 Berastagi Diduga Keracunan MBG
Karo(harianSIB.com)Puluhan siswa di SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diduga keracunan setelah menyantap makanan bergi
Medan(harianSIB.com)
Horas Bangso Batak (HBB) menyoroti kinerja Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Polres Sergai yang diduga tidak profesional dalam menangani dua kasus yang memilukan dan akan menggelar aksi demo, besok, Kamis (13/8/2026).
Kasus yang diproses di Polres Tapanuli Tengah dengan nomor: LP/B/23/VI/2026/SPKT/Polsek Manduamas/Polres Tapanuli Tengah/Polda Sumut tertanggal 1 Juni 2026 terkait kematian Boy Simamora yang diduga dibunuh namun pihak penyidik diduga mengaburkan penyebab kematian korban.
Kemudian kasus yang diproses di Polres Sergai dengan nomor laporan: LP/A/75/III/2026/SPKT.SAT LANTAS/Polres Sergai/Polda Sumut tertanggal 10 Maret 2026 terkait kematian seorang perempuan, ASN yang tewas mengenaskan kecelakaan lalu lintas dilindas truk dan belakangan ditetapkan jadi terlapor.
Miris melihat kondisi tersebut, Ketua Umum HBB, Lamsiang Sitompul, SH, MH mengecam kinerja kedua Polres.
Baca Juga:"Kami bersama keluarga para korban akan menggelar aksi pada hari Kamis (13/8/2026) sekira pukul 10.00 WIB, di depan Polda Sumut," ujarnya, Selasa (11/8/2926).
Lamsiang menyebut akan menyampaikan 2 tuntuan saat aksi di depan Polda Sumut.
"Adapun tuntutan kami ada 2 mengenai kematian Boy Simamora yang sampai saat ini belum jelas diproses Polres Tapanuli Tengah. Awalnya diduga korban meninggal karena diterkam buaya tapi hasil visum tidak mendukung," ungkapnya.
Ia menduga ada upaya penyidik untuk mengaburkan fakta hukum terkait kematian korban.
"Kami melihat ada upaya merintangi penyidikan katena 5 dari 9 saksi saat ini tidak ada lagi di tempat diduga ada orang yang mengintervensi kasus ini yang sudah cukup lama," tukasnya.
Lamsiang menegaskan bagaimana seharusnya penyidik melakukan penyelidikan dan penyidikan.
"Esensi penyelidikan dan penyidikan adalah untuk mrmbuat terang suatu tindak pidana. Ini malah penyidik membuat kasus ini menjadi kabur. Harusnya dicari siapa pelakunya," tegasnya.
Ia juga menyoroti kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang perempuan, ASN, Hiras dilindas truk.
"Kami menuntut dan meminta Polda Sumut agar mengambil alih penyidikan kassus kecelaksan lalu lintas yang menyebabkan meninggalnya Hiras pada bulan Maret 2026 di jalan Medan- Tebingtinggi saat ia mengendarai sepeda motor tiba tiba masuk lubang perbaikan jalan yang tidak ada marka. Ia oleng, sepeda motornya terlempar ke kiri dan dia ke kanan lalu disambut truk PT. SSSS, dilindas hingga meninggal di tempat," jelasnya.
Ia juga mendesak agar supir truk dijadikan tersangka sebab dianggap lalai sehingga nyawa orang lain melayang.
"Supir truk setelah melindas tidak berhenti dan memberi pertolongan bahkan kabur dan berhenti setelah diteriaki warga di dekat Polsek Perbaungan sejauh 3 km dari tempat kejadian. Kami meminta supir ditetapkan sebagai tersangka katena kelalaiannya menyebabkan korban meninggal dunia dan juga penanggung jawab perbaikan jalan yang menggali namun tidak ada rambu dan petugas sehingga terjadi kecelakaan itu," katanya.
Lamsiang juga mengkritik penyidik yang menetapkan korban jadi terlapor.
"Penyidik tidak jelas, SPDP yamg kami terima justru korban jadi terlapor. Ini aneh, korban penyebab dirinya meninggal dunia. Jangan-jangan nanti polisi sebut ia bunuh diri," tandasnya.
Untuk mendukung aksi tersebut, Lamsiang mengajak masyarakat yang berpihak pada keadilan dan proses hukum yang baik.
"Kepada masyarakat yang simpati terhadap kezoliman dan ketidakadilan mari kita bergabung, kita tuntut polisi mengungkap tuntas kasus Boy Simamora dan Hiras," pungkasnya.
Terpisah, Polda Sumut melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan, yang dikonfirmssi terkait aksi demo HBB menuntut 2 kasus yang tidak profesional penanganannya di Polres Tapteng dan Polres Sergai mempersilahkannya.
"Silahkan, menyampaikan pendapat di muka umum dilindungi undang-undang," jawabnya singkat, Rabu (12/8/2026). (*)
Karo(harianSIB.com)Puluhan siswa di SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diduga keracunan setelah menyantap makanan bergi
Langkat(harianSIB.com)Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai Polda Sumatera Utara turut mendukung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiata
Tebingtinggi(harianSIB.com)Kolam renang milik Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi yang direnovasi dengan anggaran APBD Tahun Anggaran (TA)
Sibuhuan(harianSIB.com)Di tengah semakin masifnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), puluhan pelajar SMA Negeri
Medan(harianSIB.com)PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam menjaga keamanan pembang
Medan(harianSIB.com)Perkumpulan Seluruh Pendeta Indonesia (PSPI) Raya Kota Medan menggelar Doa untuk Indonesia dengan pembicara Pdt Risuli L
Medan(harianSIB.com)Ketua Komisi C DPRD Sumut Rony Reynaldo Situmorang, mendesak Pemprov Sumut menggabung atau memerger Badan Usaha Milik Da
Padang Bolak(harianSIB.com)Dugaan penyerobotan lahan di kawasan Saba RiaRia, Desa Gulangan dan Desa Nagasaribu, Kecamatan Padang Bolak Teng
Belawan(harianSIB.com)Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap seorang pria, S (51) dengan dugaan sebagai pengedar sabu sabu di Ja
Sibolga(harianSIB.com)Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Gebyar Kemerdekaan dalam rang
Simalungun(harianSIB.com)Kondisi jalan menuju Dusun (Huta) Batu Holing, Nagori (Desa) Togur, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalun
Medan(harianSIB.com)Ratusan orang yang tergabung dari Ormas Horas Bangso Batak (HBB) dan Tim Gabungan Advokat Penegak Hukum & Kead (TGAP