Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 12 Agustus 2026

Saksi Sebut Tak Ada Pihak Diuntungkan dalam Proyek Waterfront City Samosir

Rido Sitompul - Rabu, 12 Agustus 2026 18:05 WIB
74 view
Saksi Sebut Tak Ada Pihak Diuntungkan dalam Proyek Waterfront City Samosir
Foto Dok/Ist
Kedua saksi saat dihadirkan di sidang lanjutan dugaan korupsi proyek penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele, Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2022 di PN Medan, Rabu (12/8/2026).

Medan(harianSIB.com)

Persidangan dugaan korupsi proyek penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele, Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2022, kembali mengungkap keterangan dari pihak perusahaan yang terlibat dalam kerja sama proyek.

Dua saksi dari PT Bethesda Mandiri menyatakan tidak ada keuntungan yang diperoleh perusahaan maupun PT Hutama Karya (Persero) Tbk atau HK dari proyek tersebut.

Kedua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Direktur Utama PT Bethesda Mandiri Ramlan dan Direktur Cabang PT Bethesda Mandiri Sahat Pasaribu.

Keduanya memberikan keterangan di hadapan majelis hakim yang diketuai M Yusafrihardi Girsang dalam persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga:
Penasihat hukum terdakwa Enda Simakasura Ketaren dari Hotma Sitompoel Law Firm, Philipus H. Sitepu, Donny P. Manullang, dan Mulyadi Sihombing, mengatakan keterangan kedua saksi justru memperkuat pembelaan pihaknya mengenai tidak adanya keuntungan yang diperoleh para pihak dari proyek tersebut.

"Ada dua saksi dari PT Bethesda Mandiri, ada Pak Ramlan dan ada Pak Sahat. Kedua-duanya adalah dari PT Bethesda Mandiri," ujar Philipus H. Sitepu usai persidangan.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Samosir Gelar Sosialisasi TP4D di Pangururan
Kejari Karo Diminta Tahan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah
Kapolres Samosir Tabur Bunga di Makam Pahlawan Sidamdam Pangururan
Kasus Asahan Expo ke-73, Sejumlah Pejabat Pulangkan Uang Hasil Dugaan Korupsi
Dugaan Korupsi Pemberian Kredit BRI Agroniaga, Seorang Wiraswasta Asal Rantauprapat Ditahan Kejatisu
BPKP Sumut Keluarkan Hasil Audit Dugaan Korupsi Kasus PAP di Binjai
komentar
beritaTerbaru