Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Panitia Nasional Tinjau Venue Perayaan Natal 2018 di Medan

- Sabtu, 20 Oktober 2018 15:08 WIB
1.433 view
Panitia Nasional Tinjau Venue Perayaan Natal 2018 di Medan
SIB/Oki Lenore
TINJAU: Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2018 Yasonna Halomoan Laoly (nomor 2 dari kiri), Jumat, (19/10) meninjau venue perayaan Natal yang diagendakan diperingati pada Sabtu, 29 Desember 2018 di Kompleks Gedung Serba Guna Provsu Jalan William Iskandar /
Medan (SIB)- Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2018 Yasonna Halomoan Laoly, Jumat (19/10) meninjau venue perayaan Natal yang diagendakan diperingati pada Sabtu, 29 Desember 2018 di Kompleks Gedung Serba Guna Provsu Jalan William Iskandar/Pancing Medan.

Saat meninjau, Menkumham Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo itu didampingi Ketua Panitia Daerah Natal Nasional 2018 Jhon Eron Lumban Gaol, Ketua GAMKI Sumut Landen Marbun, konduktor internasional Jhon Rotuahson Sinaga, sejumlah gembala seperti Pdt Andy Manik SE, Kakanwil Kemenkumham Sumut Priyadi, Kadiv Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumut Icon Siregar dan Kakanim Klass I A Medan Ferry Monang Sihite.

Seluruh sudut area ditinjau Yasonna, mulai dari Gedung Serba Guna hingga toilet serta halaman dan ruangan yang bakal divermak menjadi lokasi tetamu VVIP. "Semua lokasi kita gunakan. Di halaman dipasang tenda dan layar monitor," ujarnya mengarahkan pada Jhon Eron Lumban Gaol.

Ia mengorat-oret dalam kertas sebagai bagian skenario denah dan acara serta lokasi pendukung. "Waktu perayaan MTQN, lokasi ini juga dipakai dan bagus sekali. Perayaan Natal pun diharapkan begitu," lanjutnya.

Hampir dua jam berada di lokasi, Yasonna, mengadakan rapat kilat. Kepada wartawan, ia mengatakan, perayaan akan dihadiri Presiden Joko Widodo, Menko, sejumlah menteri dan kepala perwakilan negara sahabat yang ada di Indonesia, pimpinan sinode gereja dari seluruh Indonesia dan negara tetangga. "Kebijakan Presiden Jokowi, perayaan Natal tidak lagi diadakan di pusat tapi di daerah-daerah. Sebagai putra daerah, saya dipercaya menjadi ketua umumnya. Puji Tuhan," jelasnya.

Ia mengatakan, sesuai rapat lengkap antara panitia pusat dan daerah Sumut serta kabupaten kota Se-Sumut, tamu yang hadir lebih dari 30.000 orang. "Acara dibagi dua: kebaktian Natal dan; perayaan Natal. Kedua acara tidak boleh lebih dari 4,5 jam. Presiden dan seluruh pejabat serta undangan diagendakan hanya menghadiri perayaan Natal. Kecuali yang berkenan hadir di kebaktian Natal, tak masalah," ujarnya.

Dalam perayaan bertema Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita (Bdk 1 Kor. 1:30a) tersebut Yasonna menggariskan, tidak boleh terlalu panjang karena dapat mengganggu khidmat perayaan. "Tetapi, semua serba kolosal," tegasnya.

Jhon Eron Lumban Gaol merinci, kekolosalan itu mulai dari paduan suara lebih dari 1.000 orang yang dilatih Jhon Rotuahson Sinaga. Ada barisan penyembah dengan pakaian adat. "Jika mungkin, seluruh adat Nusantara ada di kegiatan nanti. Panitia kali ini ingin mencatatkan rekor MURI dalam hal peserta choir, busana adat yang dikenakan penyembah," tambah Ketua Umum Persatuan Intelegensia Indonesia (PIKI) Sumut itu. "Semua penyembah, anggota paduan suara, orang Sumut!"

Menurutnya, Medan terpilih setelah dimulai dari Papua, NTT, Sulawesi dan Kalimantan. "Perayaan di Medan harus berkaca kesuksesan di tempat terdahulu," tambah Jhon Eron Lumban Gaol sambil mengimbau kiranya seluruh umat  Kristen hadir. (R10/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru