Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 12 Mei 2026

Bea Cukai Kualanamu Musnahkan 4.442 Barang Tegahan Senilai Rp519 Juta

Lisbon Situmorang - Rabu, 03 Desember 2025 17:58 WIB
411 view
Bea Cukai Kualanamu Musnahkan 4.442 Barang Tegahan Senilai Rp519 Juta
Foto: harianSIB.com/Lisbon Situmorang
Kakan Bea Cukai Kualanamu (dua dari kanan) bersama tamu undangan mengangkat sebagian barang yang akan dimusnahkan, Rabu (3/12/2025).

Kualanamu(harianSIB.com)

Bea Cukai Kualanamu memusnahkan 4.442 unit barang hasil penegahan dan penindakan senilai Rp519.450.813, Rabu (3/12/2025), di Lapangan Equinox Kantor Bea dan Cukai Kualanamu.

Barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil tegahan selama lima bulan terakhir, terdiri atas perangkat telekomunikasi, produk kertas, kosmetik, obat-obatan, makanan, alat kesehatan, mesin dan peralatan, hingga produk nabati.

Pemusnahan dilakukan dengan beberapa metode: barang elektronik dan mesin dipotong menggunakan mesin gerinda, sementara obat-obatan dan kosmetik dimasukkan ke drum berisi oli kotor agar tidak dapat digunakan kembali.

Baca Juga:
Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Agus Amiwijaya, menjelaskan bahwa seluruh barang tersebut merupakan hasil penindakan yang telah diproses sesuai ketentuan kepabeanan, baik karena termasuk barang larangan/pembatasan maupun tidak memenuhi kewajiban kepabeanan.

"Barang ini sudah berstatus Barang Milik Negara (BMN) setelah ditegah petugas Bea Cukai," terangnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bawa Ribuan Butir Obat Penenang, Seorang Penumpang Air Asia Ditangkap Bea Cukai Kualanamu
Kemenkeu dan Pengusaha Sudah Membahas Aturan Cukai Plastik
Bea Cukai Kualanamu Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Lebih Sabu
Bea Cukai Sumut Musnahkan Barang Impor Ilegal
Kenaikan Tarif Cukai di Atas 10% Guncangkan Industri Rokok
Nilai Barang Milik Negara Melesat Jadi Rp5.728 Triliun
komentar
beritaTerbaru
Saudi dan Rusia Mulai Bebas Visa

Saudi dan Rusia Mulai Bebas Visa

Jakarta(harianSIB.com)Warga Arab Saudi dan Rusia kini bisa saling kunjung tanpa visa mulai hari Senin (11/5/2026)Terobosan itu merupakan per