"Trafik angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan kinerja yang baik dan stabil. Tingkat pemulihan yang telah melampaui periode pra-pandemi menjadi indikator meningkatnya mobilitas masyarakat serta kepercayaan terhadap transportasi udara," ujar Dedy.
Selain memastikan kelancaran operasional, Bandara Internasional Kualanamu juga menghadirkan nuansa Lebaran bagi para pengguna jasa melalui berbagai kegiatan pelayanan dan budaya di terminal penumpang. Pada H-2 Lebaran, penumpang disuguhkan persembahan tarian sufi sebagai bagian dari aktivasi layanan tematik Ramadan dan Idulfitri.
Sementara itu, setelah pelaksanaan Sholat Idulfitri, bandara juga menggelar kegiatan Halal Bihalal di area terminal penumpang sebagai momentum mempererat kebersamaan antara pengguna jasa, stakeholder, dan insan kebandarudaraan.
PT Angkasa Pura Aviasi memastikan kesiapan operasional melalui penguatan koordinasi lintas stakeholder, optimalisasi fasilitas, serta peningkatan kualitas layanan guna menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.
Monitoring dan evaluasi terus dilakukan secara real-time melalui Posko Terpadu untuk mengantisipasi dinamika trafik baik pada arus mudik maupun arus balik.
Dijelaskan, PT Angkasa Pura Aviasi merupakan perusahaan Joint Venture (JVCo) antara PT Angkasa Pura Indonesia dan GMR Airports Netherlands B.V sebagai tindak lanjut Kemitraan Strategis Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Editor
: Wilfred Manullang