Dalam penjelasannya, Kepala Dinas Pendidikan Tebingtinggi mengatakan bahwa Dinas Pendidikan tidak ada mengintruksikan atau melakukan pegadaan baju seragam sekolah. Pembelian baju seragam seluruhnya diserahkan kepada orang tua siswa dan tidak ada dikoordinir oleh Dinas Pendidikan
"Terkait seragam sekolah, seluruhnya diserahkan kepada orang tua siswa. Karena saat saya baru kadis masalah seragam sekolah ini sudah juga dipertanyakan DPRD kepada saya, makanya persoalan seragam sekolah tidak ada dikoordinir Dinas Pendidikan," ujar Deni
Denipun menambahkan bahwa dirinya ada menganggarkan pembelian baju seragam sekolah khusus untuk orang yang tidak mampu.
Selain Erniwati, Anggota DPRD Tebingtinggi Malik Purba juga mengatakan agar Dinas Pendidikan Tebingtinggi memberikan atensi agar anak-anak sekolah yang belajar di SMA/SMK Negeri Tebingtinggi tidak di dominasi anak yang dari luar Tebingtinggi
"Kita juga miris melihat SMA N1 Tebingtinggi yang siswanya bukan anak Tebingtinggi, mungkin lebih banyak dari luar. Ini harus jadi atensi Dinas Pendidikan, masak nilai anak SMP dari luar lebih tinggi dari anak SMP Tebingtinggi," ujar Malik (**)
Editor
: Wilfred Manullang