Dua Pengedar Sabu di Rantauprapat Diringkus, Polisi Sita 6,36 Gram Sabu
Labuhanbatu (harianSIB.com)Tim Operasional Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu meringkus dua pria yang diduga terlibat peredaran narko
Medan (harianSIB.com)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menuntut
hukuman 1 tahun 6 bulan penjara (1,5 tahun) terhadap empat terdakwa perkara dugaan korupsi penjualan aset PTPN kepada Ciputra Land. Tuntutan tersebut dibacakan dalam
sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/5/2026).
Dalam tuntutannya, JPU Hendri Edison Sipahutar menyatakan keempat terdakwa dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Baca Juga:"Para terdakwa diduga melakukan korupsi penjualan aset PTPN pada periode 2022 hingga 2024 kepada pihak Ciputra Land melalui anak usahanya PT Deli Megapolitan Kawasan Residential (DMKR)," kata Hendri.
Empat terdakwa dalam perkara ini adalah Askani selaku mantan Kepala Kantor Wilayah BPN Sumatera Utara, Abdul Rahim Lubis selaku mantan Kepala Kantor BPN Kabupaten Deli Serdang, Iman Subakti selaku Direktur PT Nusa Dua Propertindo (NDP), serta Irwan Perangin-angin selaku mantan Direktur PTPN II.
Menurut JPU, para terdakwa diduga memberikan persetujuan penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) kepada PT NDP tanpa menyerahkan paling sedikit 20 persen lahan yang diperuntukkan bagi kepentingan negara.
Selain pidana penjara, para terdakwa juga dituntut membayar denda masing-masing
Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan. Sementara uang pengganti hanya dibebankan
kepada Iman Subakti selaku Direktur PT NDP.
Usai sidang, kuasa hukum Iman Subakti, Julisman, menilai tuntutan jaksa belum
sejalan dengan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan. Menurut dia, proses
penyerahan kewajiban 20 persen lahan kepada negara masih terkendala belum adanya petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pemerintah.
"Petunjuk pelaksanaannya dan petunjuk teknisnya tidak ada. Negara, dalam hal ini
BPN, belum bisa menyiapkan ganti rugi sesuai dengan pasal 165 ayat 2. Kalau negara itu punya BUMN, penyerahan aset negara harus melalui mekanisme BUMN lewat ganti rugi," ujar Julisman.
Menurut Julisman, berdasarkan fakta persidangan, pemberian lahan kepada PT NDP
dilakukan melalui mekanisme pemberian hak, bukan perubahan hak.
"Itu adalah pemberian, bukan perubahan sehingga tidak ada kewajiban 20 persen.
Kalau pun ada, ini semua masih prematur, belum ada petunjuk teknis dan pentunjuk pelaksananya dan tidak ada kesanggupan negara untuk melakukan pembayaran," tutur Julisman.
Ia menilai tuntutan yang disampaikan jaksa hanya bersumber dari dakwaan, bukan dari fakta-fakta yang terungkap di persidangan.
"Kami beranggapan sejak awal tidak ada kesalahan yang dilakukan para terdakwa.
Ini bukan perubahan, ini pemberian hak. Jadi, tuntutan yang disampaikan jaksa tadi adalah uraian dakwaan, bukan fakta persidangan. Kami melihat ini tidak sesuai dengan fakta persidangan," ujarnya.
Julisman menyatakan keberatan atas tuntutan JPU. Menurut dia, para terdakwa juga tidak terbukti menerima keuntungan pribadi dalam perkara tersebut.
Karena itu, Julisman meminta majelis hakim PN Medan menjatuhkan vonis bebas kepada para terdakwa.
Sementara itu, Ahmad Firdaus selaku kuasa hukum Irwan Perangin-angin menyatakan pihaknya akan mempelajari tuntutan jaksa sebelum menyampaikan nota pembelaan atau pledoi.
"Kami akan mempelajari apa yang disampaikan jaksa. Nanti akan kami sampaikan saat pledoi. Namun, kami hargai apa yang disampaikan jaksa. Untuk pembelaan, nanti kami sampaikan saat pledoi," ujar Firdaus.
Secara terpisah, Ahli Hukum Administrasi Negara dan Keuangan Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Dian Puji Nugraha Simatupang, menilai perkara tersebut lebih tepat diselesaikan melalui mekanisme administrasi karena belum adanya aturan teknis yang jelas.
"Dari segi kerugian negara belum ada karena belum pasti juknisnya. Saya kira ini harusnya masuk pada persoalan administrasi saja, tidak perlu pidana karena tidak ada kerugian negara," ujar Dian.
Dian juga menilai penghitungan kerugian negara dalam perkara tersebut belum dilakukan secara tepat oleh pihak yang berwenang.
"Perhitungannya saja tidak dilakukan kalibrasi oleh yang berwenang. Tuntutan jaksa seharusnya bebas karena tidak ada unsur pidana dan tidak ada kerugian negara yang nyata dan pasti," ucapnya.
Usai membacakan tuntutan, Ketua Majelis Hakim M Kasim menunda persidangan dan menjadwalkan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi pada 20 Mei 2026. (*)
Labuhanbatu (harianSIB.com)Tim Operasional Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu meringkus dua pria yang diduga terlibat peredaran narko
Humbahas (harianSIB.com)Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kri
Labuhanbatu (harianSIB.com)Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu menangkap seorang terduga pengedar Narkoba di Kabupaten Labuhanbatu
Belawan (harianSIB.com)Seorang pria, M (32) terduga pengedar sabu sabu di Jalan Abdul Sani Muthalib, Lingkungan 9, Kelurahan Terjun, Kecam
Manila (harianSIB.com)Ketegangan politik melanda Filipina setelah rentetan tembakan terdengar di dalam kompleks Senat di Pasay City, Metro M
Pematangsiantar (harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran nar
Rantauprapat (harianSIB.com)Ibadah peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus ke surga berlangsung khidmat di HKBP Padangpasir, Resort Rantaupra
Medan (harianSIB.com)Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menuntuthukuman 1 tahun 6 bulan penjara (1,5 t
Tebingtinggi (harianSIB.com)Tim Elang Sakti Sat Reskrim Polres Tebingtinggi meringkus seorang terduga pencuri 2 ekor lembu inisial AP (19) d
Tapteng (harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) bekerja sama Wahana Visi Indonesia (WVI) resmi memulai penger
Medan (harianSIB.com) Ratusan warga Perumahan Pondok Alam, Desa Sigaragara, Kabupaten Deliserdang, dilanda keresahan setelah sekitar 30
Sergai (harianSIB.com)Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol MedanTebingtinggi KM 70/300 Jalur A, tepatnya di Desa Firdaus, Kecamata